Tahapan Tumbuh Kembang Motorik Anak

0
63
Tahapan Tumbuh Kembang Motorik Anak
Tahapan Tumbuh Kembang Motorik Anak

Seorang anak terlahir dengan kemampuan yang terbatas, pada awal kelahirannya ia tidak dapat melakukan apapun selain menangis dan tidur. Seluruh kemampuanya belum berkembang dengan sempurna seperti kemampuan berbicara, kemampuan motorik kasar, kemampuan motorik halus dan kemamouan berjalan. Selain  itu, organnya pun belum berkembang sempurna seperti paru – paru, mata, kulit, dan kekebalan tubuhnya. Seiring dengan berjalannya waktu, tumbuh kembang anak akan menjadikan kemampuan dan organ tersebut menjadi lebih sempurna.

Kemampuan yang belun dimiliki oleh seorang anak yang baru lahir adalah kemampuan motoriknya, baik itu kemampuan motorik halus ataupun kemampuan motorik kasaranya. Pada awal kelahirannya seorang anak hanya bisa menggerakkan tangan dan kakinya tanpa arah dan tidak teratur. Gerak ini cenderung refleks tanpa ada perintah dari otak. Seiring dengan waktu tumbuh kembang anak akan mengembangkan kemampuan motoriknya. Berikut adalah tahapan perkembangan motorik anak.

  • Pada usia tiga bulan ia akan mulai memiringkan badannya sendiri hingga ia bisa melakukan posisi telungkup walaupun terkadang belum dapat kembali terlentang,
  • kemudian ia akan belajar terlentang kembali dari posisi telungkup tadi hingga ia mampu bolak balik, setelah itu ia akan mulai mengangkat kepalanya dalam posisi telungkup. Pada fase ini sebagai orang tua kita harus waspada karena anak belum bisa mengontrol kekuatannya sehingga terkadang ia akan menjedukkan kepalanya setelah ditegakkan.
  • Setelah kepalanya tegak dengan baik biasanya ia akan mulai mengangkat badan dengan kedua tangannya, lalu mulai menggerakkan badannya maju ataupun mundur dengan kedua tangannya tersebut.
  • Lambat laun dia akan mulai merayap dan kemudian dia akan merangkak dan pada akhirnya ia akan mulai belajar berdiri dan berjalan

Tahap tumbuh kembang anak tidaklah selalu sama, namun anda perlu waspada jika ada tahapan dari tumbuh kembang anak yang terlewat. Anda jangan berbangga hati ketika ada tahapan yang terlewat karena biasanya itu akan berdampak di kemudian hari. Sebagai contoh jika buah hati anda tidak merangkak terlebih dahulu tetapi langsung berdiri, bisa jadi kelak di kemudian hari ada masalah di tulisannya yang kurang rapi karena gerak motorik halusnya belum terlatih dengan sempurna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here