Contoh Stimulasi Untuk Buat Anak Lebih Cerdas

0
156
katalog penukaran poin
katalog penukaran poin

Untuk bisa membuat si kecil cerdas, maka asupan gizi yang baik saja tidak cukup mam. Karena ada faktor lain yang bisa membuat si kecil lebih cerdas daripada teman sebayanya, seperti bisa dicontohkan dengan pemberian stimulasi mainan edukatif, yang bisa ditukarkan di katalog penukaran poin wyeth nutrition. 

Disamping itu, masih ada cara dan upaya lain dalam memberikan stimulasi kepada si kecil, agar daya berpikir dan tingkat kecerdasannya menjadi lebih baik. Berikut ada beberapa cara memberikan stimulasi kepada si kecil yang bisa disesuaikan dengan usia si kecil, dari usia 0-12 bulan. 

  • Usia 0-3 bulan

Bayi yang baru memasuki usia 0-3 bulan, bisa mam berikan beberapa stimulasi yang ringan-ringan saja seperti menyentuhnya dengan lembut, memberikan pijatan secara halus, menggendong si kecil, mengayun-ayunkan si kecil, menatap mata si kecil, rutin mengajak bicara, bercanda, dan lain sebagainya. 

  • Usia 3-6 bulan

Untuk bayi yang sudah memasuki fase usia 3-6 bulan, mam bisa mulai memberikannya stimulus dengan berbagai mainan yang aman, yang bisa ditukarkan di katalog penukaran poin wyeth nutrition. Selain itu, mam juga bisa memberikan stimulus lain seperti mengajaknya bermain cilukba, bercermin, memanggil-manggil nama si kecil, melatih berguling, dan lain sebagainya. 

katalog penukaran poin
  • Usia 6-9 bulan

Nah, bila bayi sudah memasuki rentang usia 6-9 bulan, maka mam bisa mulai mengajarkan sikecil untuk mulai fokus terhadap barang yang ada disekitarnya, ataupun dengan berbagai mainan yang bisa ditukarkan di katalog penukaran poin wyeth nutrition. Mam bisa mulai melatih si kecil untuk memegang erat mainan, memegang gelas dan minum dari gelas, melatih untuk bisa duduk secara tegak, melatih untuk bisa berdiri sambil berpegangan dan lain sebagainya.

  • Usia 9-12 bulan

Daya nalar si kecil pada rentang usia 9-12 bulan bisa dikatakan sudah cukup baik. Dengan demikian, mam bisa memberikan berbagai stimulasi kepada sikecil dengan cara melatih untuk bisa bicara satu kata, menirukan gaya dan mimik mam dan pap, dan masih banyak lagi yang lainnya.