Lewati ke artikel
MEDIA DIGITAL & LIFESTYLEWawasan yang dekat dengan keseharian
Otomotif9 May 2018

Oli Synthetic Dan Oli Mineral, Mana Yang Lebih Baik?

oli synthetic
oli synthetic

Penulis · Digital

Taufik Ayuningrum

Taufik Ayuningrum adalah nama pena yang digunakan tim redaksi 52digital.net untuk membahas perencanaan kampanye. Profil ini menyajikan penjelasan, contoh, dan panduan informasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pembaca. Naskah diterbitkan melalui pengelolaan dan pemeriksaan redaksi, tanpa klaim pengalaman profesional atau sertifikasi pribadi.

Artikel ini diterbitkan dan menjadi tanggung jawab redaksi Digital .

Berbagai Jenis Oli Pada Kendaraan

Oli kendaraan biasanya terbagi menjadi dua jenis, dan ini berlaku untuk semua merk oli, termasuk TOP One. Dua jenis oli ini adalah oli mineral yang semua bahannya berasal dari bahan baku alami minyak bumi dan oli synthetic yang terbuat dari minyak bumi namun telah diolah kembali, sehingga membuat sifat-sifat yang tidak diinginkan pada oli bisa dihilangkan. Selain itu, oli synthetic atau oli sintetis juga bisa terbuat dari.

Selain dari dua jenis tersebut ada juga oli semi sintetis yang terbuat dari bahan oli mineral yang kemudian dicampur dengan oli sintetis, atau bisa dikatakan jenis oli ini merupakan perpaduan dari dua jenis oli yang ada.

oli synthetic
oli synthetic

Oli synthetic memiliki formula yang lebih baik

Oli sintetis dianggap memiliki formula yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan oli mineral, sehingga hal ini membuat para produsen oli juga selalu hadir dengan memberikan garansi proteksi dan juga jangka waktu pemakaian yang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan oli mineral. Hal ini juga membuat harga oli sintetis menjadi jauh lebih mahal jika dibanding dengan oli mineral.

Namun meski begitu hal ini tidak membuat oli synthetic menjadi cocok jika digunakan untuk semua kendaraan. Hal ini dikarenakan oli sintetis mempunyai nilai SAE yang lebih rendah sehingga membuat oli ini terlihat lebih encer jika dibanding dengan oli mineral.

Hal ini membuat oli sintetis tidak terlalu cocok jika digunakan untuk kendaraan yang masih menggunakan mesin dengan teknologi lama. Karena oli dengan teknologi terbaru dianggap tidak selalu dapat digunakan untuk jenis mobil apa saja terutama mobil dengan teknologi lama.

Sehingga setiap kendaraan membutuhkan jenis oli yang berbeda, dan khusus untuk mobil dengan teknologi baru sebaiknya memang harus menggunakan oli sintetis karena sifatnya yang cocok dan sejalan dengan pengembangan teknologi mesin.

Kelebihan oli synthetic Top 1

Kelebihan yang dimiliki oli sintetis jika dibanding dengan oli mineral antara lain, oli sintetis mempunyai molekul pintar yang mampu membersihkan mesin atau sebagai pendingin mesin. Jadi jika ditanya, mana yang lebih baik oli synthetic atau kah oli mineral, jawabnya adalah sesuai dengan kebutuhan kendaraan anda.

 

Bagikan artikel

Insight menarik? Bagikan ke teman.